Senin, 26 Desember 2011

APA SUSAHNYA??

           Ketika aku berjalan menulusuri sebuah taman, tak sengaja aku melihat teman-temanku yang ku kenal saat orsenik berdiskusi di bawah rimbunan pepohonan. Akupun menjumpai mereka yang sedang asik berdiskusi sambil bercanda. Tak terasa aku pun terjerumus masuk dalam alur diskusi tersebut. Diskusi ini membahas tentang susahnya tugas yang diberikan dosen terhadap mahasiswanya. Sambil penasaran, akupun bertanya sama salah satu temanku, “tugas apa sih?”. Mereka menjawab, “tugas KTI itu hlo.” Tersontak ketika aku mendengar itu, aku bertanya dengan hati kecilku, “memang apa susahnya?”
            Dengan rasa penasaran aku mencoba bertanya lagi, “apa susahnya, kan tinggal hanya menulis saja.” Menulis itu kan mudah, kita punya pikiran apa lalu dituangkan semua di kertas jadilah tulisan.  Menulis juga tidak butuh kekuatan ekstra untuk berpikir, lalu dimana letak kesulitannya.??
            Dengan suasana yang sejuk ditemani candaan di setiap pembicaraan, ada salah satu temanku yang mencoba menjawab pertanyaan yang aku lontarkan. Kamu bisa bilang mudah karena kamu memang berbakat dalam hal tulis menulis. Sedangkan aku dan teman-teman lainnya yang tidak berbakat tetap saja susah. Menulis itu kan sama seperti sebuah ketrampilan yang dimiliki seseorang, sama seperti orang yang berbakat dengan hal menggambar. Orang yang tak punya bakat menggambar akan merasa kesulitan ketika disuruh menggambar sesuatu,sama saja dengan urusan menulis.
            Mencoba menganilisa pendapat temanku, tiba-tiba terbesit kata yang akan terucap untuk menyanggah penyataan yang di ajukan oleh temanku. Susahnya di situ ya, ujarku. Padahal tanpa kalian sadari, kegiatan menulis itu sudah kalian lakukan setiap hari. Contohnya seperti menulis curhatan di buku diary, lalu kirim pesan atau sms ke teman, lalu membuat status di dunia maya, dan masih banyak contoh lainnya.  Apakah bukti itu masih bisa dikatakan, kalau menulis itu butuh bakat dan menulis itu merupakan sesuatu hal yang susah dilakukan?
            Semua pekerjaan itu akan mudah dilakukan kalau kita mau mencoba, dan berusaha. Tidak perlu bakat dari Sang Maha Kuasa, kitapun bisa melakukan sesuatu hal yang tidak dikuasai, kalau kita mau mengasahnya tiap hari. Bakat itu benar muncul sejak kita masih balita, bahkan sejak batita pun bakat terkadang sudah terlihat pada diri manusia. Hal itu merupakan fakta yang bisa terlihat di zaman sekarang, namun bagaimana kalau seseorang itu tidak ada bakat dari dia masih kecil? Apakah orang tersebut akan mendapatkan stempel tidak bisa melakukan pekerjaan apapun?
            Disaat aku melontarkan pertanyaan itu, sesaat temanku terdiam sejenak. Ternyata saat diam itu meraka sedang melakukan sesuatu untuk mencerna semua kata yang ku ucap. Tiba-tiba ada salah satu temanku berkata, “benar juga katamu, tapi tetap saja aku selalu menemukan kesulitan ketika sedang mencoba untuk bisa.” Keslitan itu seperti otak seakan berhenti mendadak, dan jumlah stok pikiran mendadak ikut terputus koneksinya. Bagaimana kita mengatasi hal itu? Apakah kita harus memaksakan, untuk melakukan hal tersebut?
            Kalo memang otak kita sudah tidak bisa diajak kompromi, maka kita yang harus mengajaknya untuk berkompromi. Caranya dengan istirahat atau merilekkan sejenak tubuh kita. Tanpa berpikir aku menjawab seperti itu. Semangat teman kita harus bisa, kita awali kesuksesan kita dengan suka menulis. Mari kita tumbuhkan rasa suka menulis pada diri kita. Kita harus bisa, walaupun di awal terasa susah nanti kebelakangnya akan terasa mudah karena kita akan terbiasa dengan sendirinya.
             Penuh dengan rasa semangat, akupun mengajak teman-temanku untuk bangkit. Bangkit dari kesulitan yang mereka alami selama mendapat pelajaran mata kuliah KTI. Kita semua sepakat untuk bersatu menyeruakkan kalau menulis itu mudah. Pepohan yang menjadi saksi bisu, dan Allah juga menjadi saksi atas semua yang kita diskusikan hari ini.

Jumat, 18 November 2011

Aqidah dan Hal-hal yang Mengotori Aqidah



A.    Pengertian Aqidah
Aqidah berasal dari kata al-‘aqdu yaitu ikatan. Menurut pengertian dalam agama, Aqidah adalah sebuah keyakinan dan kepercayaan yang dimiliki oleh manusia untuk mempercayai suatu ketetapan.
Pengertian secara istilah, Aqidah adalah perkara yang wajib dibenarkan oleh hati dan jiwa menjadi tentram karenanya, sehingga menjadi sesuatu kenyataan yang teguh dan kokoh, yang tidak tercampuri oleh keraguan dan kebimbangan.
Pemahaman Aqidah terklasifikasikan menjadi enam hal yaitu, makrifat kepada Allah, makrifat kepada alam, makrifat kepada kitab-kitab Allah, makrifat kepada nabi dan para utusan Allah, makrifat pada hari akhir, dan makrifat kepada qadla.[1]

B.     Hal – hal yang mengotori Aqidah
Hal – hal yang mengotori aqidah adalah perilaku syirik, sihir, memakan riba, memakan harta anak yatim, membunuh orang, berperilaku sombong, kufur, nifak, dll.
Berikut hadist tentang tujuh pengrusak aqidah:
اِجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوْبِقَاَ تِ. قَاَلُوْ يَا رَسُول اللِه وَماَ هُنَّ قاَلَ : الشِّرْكُ بِا للهِ وَالسِّحْرُ وَ قَتْلُ النَّفْسِى الَّتِى حَرَّمَ اللهُ أِلاَّ باِ لْحَقِّ وَ أَ كْلُ الرِّ بَا وَ اَكْلُ مَا لِ الْيَتِيْمِ وَالتَّوَلِّى يَوْمَ الزَّحْفِ وَ قَذْفُ الْمُحْصَنَا تِ الْغَافِلاَ تِ الْمُؤْمِنَاتِ
Artinya:
Jauhilah tujuh pengrusak. Mereka bertanya: “Apa itu ya Rasulullah?” Beliau bersabda, “Syirik kepada Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan haq, makan riba, makan harta anak yatim, meninggalkan barisan tempur, dalam peperangan dan menuduh zina terhadap wanita yang telah bersuami lagi beriman yang tidak tahu menahu.”[2]


Ø Perilaku Syirik
Syirik adalah menyamakan selain Allah dengan Allah dalam hal-hal yang merupakan kekhususan Allah.[3] Orang yang melakukan perbuatan syirik disebut musyrik. Perbuatan syirik ini merupakan perbuatan yang berdosa besar.
Syirik dibagi menjadi dua, Syirik Akbar dan Syirik Asghar. Syirik akbar adalah memalingkan sesuatu bentuk ibadah kepada selain Allah.[4] Perbuatan syirik akbar  tidak akan mendapatkan ampunan dari Allah, dan pelakunya itu tidak akan masuk surga selamanya, bahkan untuk siksaannya di neraka itu sifatnya kekal.
Syirik Akbar (syirik besar)  di bagi menjadi empat macam, yaitu  pertama Syirik Dakwah(doa) maksutnya disamping berdoa kepada Allah, si pelaku juga berdoa kepada selain Allah. Kedua syirik niat, keinginan, dan tujuan yaitu si pelaku menunjukkan bentuk ibadah untuk selain Allah. Ketiga syirik ketaatan, yaitu menaati selain Allah dalam hal maksiat kepada Allah. Keempat syirik kecintaan(mahabbah) yaitu menyamakan selain Allah dengan Allah dalam hal Allah dalam hal kecintaan.
Syirik Asghar (syirik kecil) merupakan salah satu perbuatan yang mengandung dosa besar, tapi ada perbedaan dengan syirik akbar. Perbedaanya adalah syirik asghar tidak menjadikan pelakunya keluar dari Agama Islam, tetapi ia mengurangi tauhid dan merupakan perantara(wasilah) kepada syirik besar.[5] Syirik Asghar ada dua macam, Syirik Nyata(Zhahir) dan Syirik Tersembunyi (Khafi).

Ø Perilaku Kufur
Kufur memiliki arti sebagai sikap yang selalu merasa kurang dengan apa yang telah diberikan Allah kepada kita. Sikap kurang inilah yang menandakan kalau manusia itu tidak pernah bersyukur akan nikmat yang diberikan Allah.
Semantik dari kufur itu berawal lima kata kunci yang dianalisa, pertama fisq atau fusuq (fasiq), ke dua fajr atau fujur (jujur), ke tiga zulm (zalim), ke empat i’tida’ (mu’tadi), dan yang ke lima israf (musrif).[6]
Fasiq merupakan sikap yang menyimpang dari ketaatan, atau perbuatan yang mengingkari semua yang diperintahkan oleh Allah. Fasiq merupakan sinonim dari kata kafir. Dari dua kata tersebut tidak ada informasi mengenai perbedaan yang bisa membedakan antara dua kata itu. Cara lain untuk bisa menentukan perbedaan itu dengan cara mengesankan adanya suatu perbedaan, yang nantinya membentuk suatu tingkatan yang berkenaan dengan kualitas kata-katanya. Tingkatannya yaitu Fisq => Kufr, dimana Fisq menempati tingkat tertinggi dan Kufr di bawahnya. Jadi penggunaan kata fasiq lebih luas daripada kafir.
Fajr, kata fajr di sini mengacu pada perbuatan orang beriman yang berperilaku jelek. Biasanya kata fajara dikaitkan dengan kata kafara. Terlihat jelas kalau kata fajir merupakan seseorang yang bertingkah laku buruk. Hal tersebut merupakan bukti akan penolakan dalam mempelajari ajaran Islam.
Zalm, atau bisa disebut zalim merupakan sikap menyakiti seseorang dengan melampaui batas wajar dan melanggar hak orang lain. Di mana hal tersebut sudah berada pada kedudukan yang keliru. Menurut pengertian secara umum, zulm adalah berbuat ketidakadilan secara melampaui batas dan melakukan sesuatu yang bukan haknya.[7]

Ø Perilaku Sombong
Sombong merupakan sikap yang merasa dirinya itu lebih tinggi dari orang lain. Sombong sama dengan takabur. Sombong salah satu dari perbuatan yang mengandung akhlak tercela.
Sombong dibagi menjadi dua macam, yaitu sombong lahir, dan sombong batin. Sombong lahir adalah perbuatan sombong yang dilakukan oleh anggota badan dan jelas terlihat. Sombong Batin adalah sifat sombong di dalam jiwa atau hati yang tidak terlihat.[8]
Ø Sihir
Sihir adalah jimat-jimat, mantera-mantera yang dapat berpengaruh pada jiwa dan badan.[9] Sihir ada tujuh macam, yaitu “ifayah(memasukkan burung kedalam sangkar kemudian dibentak, dikerjakan pada zaman jahiliyah), thiyaroh(menentukan nasib dengan suara), Ath-Tharqu( ramalan dengan garis), At-Tanjim( perbintangan, astrologi), Namimah( mengadu domba,dan bayan( susunan kata yang indah).[10]



[1]  Sayid Sabiq, Akidah Islam, Surabaya: Al – ikhlas, 1996, hlm. 32.
[2]  Muhammad bin Abdul Wahhab, Bersihkan Tauhid Anda dari Noda Syirik, Surabaya: Bina Ilmu, 1978, hlm. 88.
[3]  Shalih bin Fauzan bin Abdullah al-Fauzan, Kitab Tauhid, Jakarta: Darul Haq, 2008, hlm. 5.
[4]  Shalih bin Fauzan bin Abdullah al-Fauzan, Kitab Tauhid, Jakarta: Darul Haq, 2008, hlm. 8.
[5]  Shalih bin Fauzan bin Abdullah al-Fauzan, Kitab Tauhid, Jakarta: Darul Haq, 2008, hlm. 10.
[6]  Tishihiko Izutsu, Etika Beragama Dalam Qur’an, Jakarta: Pustaka Firdaus, cet. I, 1993, hlm. 251.
[7]  Tishihiko Izutsu, Etika Beragama Dalam Qur’an, Jakarta: Pustaka Firdaus, cet. I, 1993, hlm. 265.
[8]  Siti Mubarokatut, Akidah Akhlak, Semarang: Sultan Agung Press, 2008, hlm. 53.
[9]  Muhammad bin Abdul Wahhab, Bersihkan Tauhid Anda dari Noda Syirik, Surabaya: Bina Ilmu, 1978, hlm. 87.
[10]  Muhammad bin Abdul Wahhab, Bersihkan Tauhid Anda dari Noda Syirik, Surabaya: Bina Ilmu, 1978, hlm. 90.

Sabtu, 29 Oktober 2011

Ribuan Rasa Kasih Terucap


ketika langit seperti lukisan yang tersirat di kanvas dunia.
sepertinya, aku harus memulai hidup untuk kembali ceria.
memulai hidup dengan menghilangkan rasa trauma yang pernah melanda.
memulainya dengan ikhlas, tersenyum, dan ceria.

bintang menghiasi indahnya malam.
sepertinya, aku sudah mulai menjauhi hidup yang dulu kelam.
meninggalkan sesuatu hal yang dulu sudah terbenam.
pergi dari masa lalu yang sangat kelabu.
datang ke kehidupan baru yang berasa berwarna cerah dan mengandung unsur biru.
bukan kelabu yang mengandung unsur abu abu.

senyum lebar ini sudah mulai bisa terlihat.
yang semula hanya bisa tersenyum sinis, dan membawa kesan jahat.

perubahan demi perubahan untuk kembali ke asal.
aku lakukan, demi diriku saat ini.
semoga tak terjatuh seperti kemaren, yang membuat ku sangat kesal.
akan kehidupan yang telah aku rencanakan hilang terbang kesana kemari.

terimakasih Allah.
Engakau memberi kehidupan sampai sekarang ini.
engkau tetap memberi kesempatan untuk merubah diri untuk menjadi yang lebih baik dri sebelumnya. 

terimakasih Abangku
engkau adalah saudaraku satu-satunya yang terkadang terlihat aneh.
tapi sebenarnya kau punya rasa peduli sama aku.

terimakasih Bapak.
engakau ayah terbaik di muka bumi ini.
engkau sering berkeluh kesah kepada Allah.
di balik layar pintu sebuah kamar yang sering engkau buat sembahyang.
mengadu akan keinginan yang mulia demi kebahagiaan anak perempuannya.

terimakasih Ibu.
engkau ibu yang terbaik dan mulia di bumi ini.
tak bosan-bosannya kau berbicara kepadaku.
agar aku bisa kembali ceria.

terimakasih  orang dalam angan
maaf tdak bsa mencantumkan namamu.
entah sihir apa yang ada pada dirimu.
sehingga aku bisa pelan2 untuk menjauh dri ketraumaan itu..

C.I.N.T.A. IV.


cinta bagaikan rumus dalam kehidupan
tanpa cinta
banyak orang yang kebingungan mencari dimana cinta berada

cinta
tidak hanya rasa suka antar lawan jenis yang berbeda
tapi cinta
bisa kita rasakan dalam kehidupan pertemanan yang ada

cinta tak harus memiliki
karena cinta pasti akan hilang dan muncul dengan sendirinya
cinta tak harus nikmat
karena cinta pasti ada bumbu masalah dalam dirinya.
sehingga menimbulkan aroma nikmat dalam kehidupannya

tak selama cinta itu indah
tapi mungkin pula cinta itu indah untuk selamanya
tergantung pada insan yang menjalaninya

MAKALAH


A.    Pengertian Makalah
Makalah berasal dari kata Bahasa Arab maqaala(kertas kerja)[1]. Sedangkan menurut istilah, sebuah tulisan yang berisi beberapa pernyataan baik secara tertulis maupun tercetak.
Makalah sendiri itu biasanya identik dengan karya tulis ilmiah. Hal itu di karenakan makalah termasuk salah satu karya yang di dalamnya terkandung unsur ilmiah. Dan ilmiah itu sendiri artinya sesuatu yang di dasarkan atas ilmu pengetahuan. Suatu karya bisa dibilang ilmiah jika, karya itu memiliki metodologi yang tepat, memiliki sumber data yang valid, dan harus memiliki sistematis masalah.
Makalah yang benar biasanya harus bersifat formal, harus ada akuntabilitas akademiknya, dan harus logis dan empiris.
“Formal”  yang dimaksud itu adalah bahasa yang di gunakan itu bahasa yang baku, bukan bahasa yang biasa di gunakan dalam sehari-hari. Sedangkan,  “Akuntabilitas Akademik” adalah sesuatu hal yang bersifat akademi yang nantinya harus ada pertanggung jawaban yang akan di gunakan sebagai bukti kalau karya itu benar milik sendiri, dan karya yang di buat itu tidak main-main atau sekedar fiksi belaka. Dan untuk “Logis dan Empiris” artinya yaitu suatu teori yang berpendapat bahwa segala pengalaman manusia di dapat dari pengetahuan dan pengamatan yang sesuai dengan akal.

B.     Tujuan Penulisan Makalah
Penulisan makalah ini memiliki tujuan untuk menambah pengetahuan empiris yang dimiliki oleh setiap individu yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk menjawab semua permasalahan yang nantinya akan muncul di dalam bab pembahasan.
Tujuan penelitian dijabarkan guna memperoleh pengetahuan empiris yang dapat dimanfaatkan untuk menjawab permasalahan yang dikemukakan dalam latar belakang.[2]
Penulisan makalah juga berguna untuk memberi bekal pengalaman untuk membuat suatu karya ilmiah sehingga nantinya mahasiswa dianggap bisa untuk berpikir dan bekerja secara ilmiah, bisa melakukan penelitian secara ilmiah, dapat merencanakan sesuatu hal untuk penelitian( ilmiah ) kedepannya, dan mampu menuliskan hasilnya setelah penelitian itu berakhir.

C.     Ruang Lingkup Makalah
Di dalam ruang lingkup terdiri dari pendahuluan, pembahasan dan penutup. “Pendahuluan”, menjelaskan tentang beberapa pernyataan dari beberapa penelitian yang relevan dan mutakhir. “Pembahasan”  di sini menjelaskan tentang proses, dan cara membahas suatu masalah. Bagian ini menjelaskan hasil proses analisis data yang dapat berupa penjelasan teoritik baik secara kualitatif, kuantitatif, atau secara statistik[3]. “Penutup” berisi tentang akhiran dari makalah yang di buat. Di dalam penutup terdapat kesimpulan dari inti permasalahan. Kesimpulan hendaknya menjawab dan selaras dengan tujuan serta hipotesis penelitian. Kesimpulan bukan merupakan ringkasan hasil, dan bukan pencantuman alasan (reasoning) ataupun pembahasan dan penjelasannya (discussion, explanation)[4].

D.    Langkah Penyusunan Makalah
Penyusunan Makalah agar lebih baik tataannya maka harus membuat rancangan isi terlebih dahulu. Tahapan yang paling mendasar adalah menentukan tema, mengidentifikasi pembahasan, merancang kesimpulan dan saran.
Setelah tahapan tersusun, barulah penulisan makalah bisa terealisasi. Penulisan makalah harus memerlukan ketrampilan dalam hal tulis menulis. Ada beberapa petunjuk yang harus di perhatikan dalam menulis makalah berdasarkan rancangan yang telah dibuat[5].


[1] Komaruddin, & Yooke Tjuparmah S Komaruddin, Kamus Istilah Karya Tulis Ilmiah, Jakarta: Bumi Aksara, 2006, hlm. 143.
[2] Aziz Nur Bambang, Panduan Penulisan Karya Ilmiah, Semarang: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip, 2010, hlm 12.
[3] Bisri Mustafa, dkk,  Teknik Menulis Karya Ilmiah Menghadapi Sertifikasi, Semarang: Ghyyas Putra, 2009, hlm 88.
[4] Aziz Nur Bambang, Panduan Penulisan Karya Ilmiah, Semarang: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip, 2010, hlm 20.
[5] Nana Sudjana, dkk, Menyusun Karya Tulis Ilmiah untuk Memperoleh Angka Kredit, Bandung: Sinar Baru Algesindo, 2008, hlm 49.

Rabu, 12 Oktober 2011

"CURHATAN si AKU(SAMPAH)"

mungkin aku ini hanya sebuah barang usang
yang bermanfaat jika di perlukan
mungkin aku ini sedikit berguna
berguna di saat orang membutuhkan ku..

tak lebih sekali dua kali aku dianggap
setelah itu banyak yang pergi meninggalkanku sendiri
terkadang ada yang tersadar akan kehadiranku
terkadang ada yang acuh akan keberadaanku

aku terharu diam tak berdaya
aku tersungkur menumpuk terpojok di pelataran beranda
aku sesekali menangis
aku sesekali tersipu malu
malu akan keberadaanku yang merisaukan banyak orang
malu akan bentukku yang meresahkan banyak orang

andai aku bisa menjadi sesuatu barang berharga
andai aku bisa menimbulkan sesuatu hal yang punya banyak makna
pasti aku tak akan tersungkur akan keberadaan ini..
mungkin aku akan menjalani hidupku di tempat yang indah dan asri

andai saja mereka sadar akan keadaan sekitar
pasti aku tidak akan menjadi barang yang usang seperti ini.

Selasa, 11 Oktober 2011

"AIR SETETES YANG DITUNGGU"

disaat semuanya mengering
disaat semuanya tenganga
menunggu setetes air jatuh dari belanga

terbujur kaku akan suasana
suasana yang bisa mempercepat usia
memberi kesan tak sedap untuk menjalaninya

hari demi hari ratusan ribu orang menanti
bulan demi bulan ratusan juta orang menanti
menanti akan sesuatu hal yang bisa menghidupkan
menghidupkan sesuatu yang dulunya hampir mati

hujaaaaaaannn..
turunlah, basahi bumi yang retak ini
bumi yang haus akan kekurangan mineral dirimu

Tuhan,
ijinkanlah hujanMu turun untuk membasahi bumi yang usang ini

tanpa air bumi ini terbujur kaku
tanpa air bumi ini diam membisu

banyak yang memohon
satu tetes saja dalam tiap detiknya,
satu tetes saja dalam tiap doanya
maka berilah kebasahan bumi ini.


Jumat, 07 Oktober 2011

"MENGEJAR SESUATU HAL YANG MUNGKIN TAK BISA DI KEJAR"


mungkin sangat susah untuk bisa memahami
memahami arti dari sebuah makna
makna yang sukar untuk di kejar
mengejar sesuatu hal yang mungkin tak bisa di kejar.

sedikit takut
sedikit khawatir
sedikit bingung

takut akan tidak bisa mendapatkan hal itu
khawatir akan tertinggal jika tidak sampai mengejarnya
bingung akan sikap aneh
aneh, karena mengejar sesuatu hal yang mungkin tak bisa di kejar

apa ini bisa di sebut sebagai salah satu ambisi
ambisi untuk mendapatkan sesuatu hal yang mustahil bisa ku miliki

apa ini bisa di sebut sebagai salah satu mimpi
mimpi untuk meraih keinginan semuku dalam hidup ini


hanya aku dan Tuhan yang tau
bagaimana rasanya mengejar sesuatu hal yang mungkin tak bisa di kejar
aku tau karena aku yang menjalaninya
Tuhan ta,u karena Tuhan selalu meliat smua gerak gerikku 

MATEMATIKA KEHIDUPAN


ketika saya mengetahui
mengetahui sesuatu hal yang kurang wajar datang menghampiri
sungguh aku sangat menyesali
kenapa harus aku.
aku yang harus maju di barisan depan

suasana suntuk,emosi, bercampur aduk
setelah di tambah di kurangkan di bagi di kali menghasilkan keburukan.
keburukan yang dinilai positif
padahal keburukan itu lebih banyak nilai negatifnya

pikiran sudah terlalu limit untuk berpikir kembali
memperbarui dengan mengintegralkan suatu keburukan itu maju satu level ke tingkat kebaikan

susah memang..
terlalu banyak rumus untuk menjalaninya.
antrian matriks selalu berjejer ke belakang
sehingga tambah banyak lagi volume tanggung jawab yang harus di lakukan..

hidup ini sama dengan matematika
yang rumit akan perhitungan
untuk maju ke depan. 

Selasa, 30 Agustus 2011

"DI KALA INGAT DAN DI KALA LUPA"


Allah selalu mendengar apa yang kita ucap.
Allah selalu melihat apa yang kita perbuat.
Allah selalu mengabulkan apa yang kita harapkan.
Allah selalu baik dengan makhlukNya.
Allah selalu melindungi kita dari mala petaka.
Allah selalu ada disaat kita sedang membutuhkan bantuanNya.

Tapi, kenapa kita sebagai maunsia selalu kufur.
Kufur akan nikmatNya.
Tapi, kenapa kita sebagai manusia selalu acuh.
Acuh akan keberadaanNya.
Tapi, kenapa kita sebagai manusia selalu lupa.
Lupa akan kewajiban kita sebagai hambaNya.

Banyak dari kita yang selalu ingat,
tapi banyak pula di antara kita ada yang masih tersesat.
banyak dari kita yang bertaubat,
tapi banyak pula di antara kita yang masih berbuat maksiat..

Dan kenapa selalu ini itu yang terjadi kepada kita???

Rabu, 15 Juni 2011

MUNGKIN...!!??!!


bulan berada jauh di atas awan
seperti mimpiku yang selalu terbang dalam angan
cintaku sekarang hanya tinggal kenangan
yang hidup dalam kehidupan silam

bernyanyi, bersiul kesana kemari
berdendang mendengarkan kicauan burung di pagi hari
berlari menuju arah mentari pagi
ingin ku gapai cintaku kembali

sungguh ku sesali hal itu terjadi
sungguh tak ingin ku ulangi
sungguh ku ingin merubah diri
tanpa mengubah jati diri yang asli
kemudian akan ku gapai cintaku nanti

sekarang memang belum tepat untuk mencari
karena memang tak pantas mencari sesuatu hal yang dicari
mungkin bisa esok, bisa lusa, bisa di lain hari
aku mungkin bisa menemukannya.

C.I.N.T.A. I.I.I


perasaan ini timbul di saat kita bertatap muka
rasa yang jumpa di saat pandangan pertama
tak ingin ku menjauh darinya
meski waktu selalu berputar meninggalkan masa. 

senyumnya yang menawan
parasnya yang rupawan
indah dan sejuk ketika di pandang

daun-daun berguguran
rintik hujan turun bersamaan
lalu pelangi muncul belakangan
menandakan cinta kita tidak hanya hidup dalam angan
melainkan hidup dalam kenyataan

mentari menyapa
terlihat senyum yang gembira
kau dan aku akan hidup bahagia sampai ajal menjemput kita berdua

Sabtu, 11 Juni 2011

La Yaisa ( JANGAN PUTUS ASA)


angin bertiup kesana kemari
membawa kabar gembira untuk kita yang ada di sini
terik matahari menyinari
membawa kabar duka dalam diri

bingung, gundah, berjalan tanpa arah
ingin sesekali aku menjadi penurut
tapi apa
apa yang ku lakukan sekarang?
tiap hari selalu aku lakukan dengan adu mulut
tiap hari aku selalu membuat hatinya sakit
tiap hari terjadi adegan menangis
tiap hari terjadi sikap yang pesimis
Ya Rabb...

kenapa, kenapa , kenapa???
Apa salahku sebenarnya...
aku tidak mau melakukan hal itu tiap hari
aku sudah jenuh dengan kebiasan yang ku lakukan akhir-akhir ini
aku sudah bosan Ya Rabb...
cukuplah sampai disini
aku tak ingin melukai orang yang paling ku cintai dalam dunia ini
aku tak ingin membuatnya kecewa.
dengarkanlah harapanku ini Ya Allah

tolonglah aku untuk meyakinkan dirinya
bantulah aku untuk menenangkan jiwanya
meskipun terlalu berat...
tetaplah bantu diriku
kepada siapa lagi aku memohon
kepada siapa lagi aku meminta
aku hanya bisa meminta dan memohon kepadaMu

La Yaisa, La Yaisa, La Yaisa
kata yang selalu terucap setiap hari
Bismillahirrahmaanirrahiim
aku kibarkan sayap keberanian
untuk meraih mimpiku di samudra ilmu
dan meraih ridhomu
dan juga meraih restu dari dirimu, IBUku tercinta.
:')

Sabtu, 04 Juni 2011

TOURING part 1



ku tata langkahku bersama 3 wanita pemberani..
ku ingat kata bundaku ketika ku berada di luar jangkauannya.
ku baca doa slalu buat Tuhan ku, disaat keaadan tersesat.
mungkin ini semua gak akan terjadi, kalau di awalnya jujur..
tapi mau bagaimana lagi..
nasi sudah menjadi bubur.

semuanya berjalan begitu indah,
indah untuk semuanya.
meskipun ada keasaman di akhir perjalan ini.
angin bertiup malu-malu.
matahari terik menyapa suasana riang
malam yang cerah di hiasi dengan suasana yang agak mistis..
untung Tuhan melindungi kita degan mengirim seseorang yang baik hati kepada kita semua.
dia yang membawa kita untuk mengelilingi kota yang penuh dengan budaya.
dia yang melindungi kita dari apapun...
hahahaiiii...
sungguh teman yang baik hati..

Senin, 30 Mei 2011

KANDAS di TERPA ANGIN

cintaku kembali kandas.
tapi kenapa yang ini berbeda??

kenapa aku tak merasakan sedih untuk kehilangan?
kenapa tak seperti yang dulu?
butuh waktu lama untuk menghilangkan luka itu?
dan untuk yang saat ini aku terlihat senang,
terlihat tenang,
dan tak terlihat murung.


aku sekarang bebas kembali.
bebas dalam menghadapi kesendirian ini.
tetap bermimpi untuk mencari kembali
cintaku yang tak lama ini telah hilang di telan bumi.

Selasa, 24 Mei 2011

rasa ini muncul kembali..
ketika ku menemukan sang pujaan hati.
meskipun kita berbeda ras, suku.
tak menjadi masalah.
tapi kita masih satu keyakinan.
kan ku jaga kau selalu
tak akan kulepaskan lagi ke siapapun
kecuali Allah berkehendak lain.
semoga inni yang terakhir dimana cintaku berlabuh.
hanya untukmu orang yang ku cinta
hanya untukmu orang yang ku damba

SIAPAKAH "KAU"??

kau.
orang yang terbaik yang pernah aku kenal.
tapi kau,
orang terjahat yang aku kenal.
di awal mata memandang terasa sejuk.
di akhir mata memandang terasa kelabu.
itulah dirimu.

pertemuan awal ku hiasi dengan penuh canda dan cinta
pertemuan akhir terjiasi dengan luka yang membara.
entah apa sebenarnya kau ini.
sulit aku untuk mendeskripsikan dirimu.
memang konyol kalau sampai sebutan itu ada.
karena kau memang telah tiada.
karena kau telah pergi untuk ke hati lainnya.
mungkin aku terlihat tegar.
padahal aslinya, aku sama sekali tak berdaya.

kau lari begitu saja.
dan mulutmu hanya mengucap kata maaf
dan akupun memaafkanmu.
pergilah masa laluku
jika kau memang ingin lenyap dari bayang-bayangku
kau yang ku kenang,
ku yang kau buang.

=))

Selasa, 17 Mei 2011

C.I.N.T.A. II

cinta bagaikan kapas yang bersih putih tak ternoda di awalnya.
tapi cinta bagaikan air jernih yang hidupnya mengalir begitu saja
cinta bagaikan hiasan murni dalam setiap hidup manusia
tapi cinta terkadang membuat orang terlunta lunta
cinta hidup bersemi bersaaman sang mentari menyeruak ke jagad raya
cinta terkadang bisa membuat orang lupa
cinta terkadang indah dalam sekejap mata
itulah cinta
kucari sosok cinta kesana kemari
tak satupun menyeruak dalam indahnya hari ini
ku coba tengok kesana sini
tak satupun juga terlihat
ku coba untuk tabah agar bisa menemukan sosok cinta itu
ku coba memohon agar bertemu dengan cinta
dengan senyuman ku menyambutnya
ternyata aku telah menemukan sosok cinta itu
ternyata aku telah melihat apa cinta itu
ternyata tak seindah namanya
karena cintaku saat itu kandas di tengah badai pasir yang menggoda
sekarang ku coba mencarinya lagi.
dan aku sudah menemukannya
tapi yang ku lakukan hanya menunggu.
karena takdirku hanyalah sebagai penunggu
etika yang aku gunakan, bukan nafsu yang aku majukan
semangatlah pujangga cinta semangatlah kau menunggu sampai pada waktunya..
=))

Rabu, 11 Mei 2011

hati pilu bercampur aduk menjadi satu
aku bingung
bingung dengan semua yang telah aku perbuat

ku coba menata langkah kakiku
mencoba untuk menjadi pemberontak dalam keluarga kecilku
ayah, ibu, selalu berdoa
demi diriku, anak perempuan satu-satunya dalam keluarga.
sudah sekian lama aku mencoba menuruti kata mereka dengan sedikit berontak
mengikuti semua kemauan mereka dengan sedikit berontak
namun sekarang aku mencoba untuk menjadi pemberontak besar
pemberontak kuat.
untuk memilih jalan hidup yang akan ku jalani nanti.
meskipun aku tercipta sebagai anak perempuan satu-satunya dalam keluarga,
aku sudah sering membuat kecewa keluargaku semua.

orang tuaku paham dengan apa yang ku mau
tapi mereka mengijinkannya kalau aku harus selesaikan smester genap inni.
tapi aku sudah tak kuat.
aku sudah tak mampu,
aku sudah bosan
aku sudah rapuh.
dengan semua aktifitas yang aku jalankan.

aku berdosa penuh
penuh dengan dosa
ketika anak harus patuh dengan kata orang tua,
tapi si anak malah membangkang di belakangnya
tiap pagi aku ijin berangkat menuju kampus
menggunakan mtor hitam kawan sejatiku,
yang mereka tau adalah aku berangkat menuntut ilmu,
tapi padahal sebenarnya tidak..

aku menangis sendiri di atas mtor yang melaju kencang.
salah satu cara menghapus beban yang ada di jiwa.
tertaih tanpa tujuan
melaju kencang mengikuti angin.
di situlah saya selalu berada.

LINGLUNG< itulah manusia>

Kesempurnaan hanya milik Allah belaka
Manusia tak satupun yang melebihiNya.
Ketika semua berkeluh kesah,
Ketika semua terjerumus dalam maslah,
Ketika semua termangu menatap tujuan tanpa arah,
Baru ingat dengan keberadaan Allah.
Satu dua kali kadang teringat
Tiga empat kali sudah terlupa
itulah manusia.

Menengok kesana kemari
seperti orang linglung yang tak tahu cara menikmati karunia Ilahi,,
gemuruh badai sudah tampak beberapa kali,,
tetap saja tak ada mawas diri.
satu dua kali memohon ampun
tiga empat kali bermaksiat diri.
itulah manusia.

Minggu, 24 April 2011

KAU, AKU, DAN DIA


kau, aku dan dia.
tiga orang yang berbeda sifat dan berbeda segalanya
kita tak punya kesamaan dalam diri kita.
bahkan kita juga tidak ada yang sempurna.
tapi dari kita bertiga ini, mungkin bisa menjadi saudara.

kau, aku, dan dia.
tak bisa bersama, karena waktu, jarak, keadaan memisahkan kita.
angin membawa kabar duka.
tak satupun dari kita bisa mengetahuinya.

kau, aku, dan dia
tiga orang yang berbeda sifat dan berbeda segalanya
lain waktu kita mungkin bisa berjumpa.
berjumpa tatap muka, dan pasti ada yang terluka.
terluka karena dulu ada rasa cinta antara kita berdua.
kau dan aku.

kau, aku, dan dia
tak ada yang sama.
mungkin lusa kita akan berjumpa.
dan disini sudah ada cerita yang berbeda.
ketika takdir sudah memulai bicara.
bahwa akhirnya kau akan menjadi milikku selamanya.

kau, aku, dan dia.
insyaAllah akan mempunyai cerita yang sama.
:'))
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Entri Populer