Rabu, 11 Mei 2011

hati pilu bercampur aduk menjadi satu
aku bingung
bingung dengan semua yang telah aku perbuat

ku coba menata langkah kakiku
mencoba untuk menjadi pemberontak dalam keluarga kecilku
ayah, ibu, selalu berdoa
demi diriku, anak perempuan satu-satunya dalam keluarga.
sudah sekian lama aku mencoba menuruti kata mereka dengan sedikit berontak
mengikuti semua kemauan mereka dengan sedikit berontak
namun sekarang aku mencoba untuk menjadi pemberontak besar
pemberontak kuat.
untuk memilih jalan hidup yang akan ku jalani nanti.
meskipun aku tercipta sebagai anak perempuan satu-satunya dalam keluarga,
aku sudah sering membuat kecewa keluargaku semua.

orang tuaku paham dengan apa yang ku mau
tapi mereka mengijinkannya kalau aku harus selesaikan smester genap inni.
tapi aku sudah tak kuat.
aku sudah tak mampu,
aku sudah bosan
aku sudah rapuh.
dengan semua aktifitas yang aku jalankan.

aku berdosa penuh
penuh dengan dosa
ketika anak harus patuh dengan kata orang tua,
tapi si anak malah membangkang di belakangnya
tiap pagi aku ijin berangkat menuju kampus
menggunakan mtor hitam kawan sejatiku,
yang mereka tau adalah aku berangkat menuntut ilmu,
tapi padahal sebenarnya tidak..

aku menangis sendiri di atas mtor yang melaju kencang.
salah satu cara menghapus beban yang ada di jiwa.
tertaih tanpa tujuan
melaju kencang mengikuti angin.
di situlah saya selalu berada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Entri Populer