Sabtu, 29 Oktober 2011

Ribuan Rasa Kasih Terucap


ketika langit seperti lukisan yang tersirat di kanvas dunia.
sepertinya, aku harus memulai hidup untuk kembali ceria.
memulai hidup dengan menghilangkan rasa trauma yang pernah melanda.
memulainya dengan ikhlas, tersenyum, dan ceria.

bintang menghiasi indahnya malam.
sepertinya, aku sudah mulai menjauhi hidup yang dulu kelam.
meninggalkan sesuatu hal yang dulu sudah terbenam.
pergi dari masa lalu yang sangat kelabu.
datang ke kehidupan baru yang berasa berwarna cerah dan mengandung unsur biru.
bukan kelabu yang mengandung unsur abu abu.

senyum lebar ini sudah mulai bisa terlihat.
yang semula hanya bisa tersenyum sinis, dan membawa kesan jahat.

perubahan demi perubahan untuk kembali ke asal.
aku lakukan, demi diriku saat ini.
semoga tak terjatuh seperti kemaren, yang membuat ku sangat kesal.
akan kehidupan yang telah aku rencanakan hilang terbang kesana kemari.

terimakasih Allah.
Engakau memberi kehidupan sampai sekarang ini.
engkau tetap memberi kesempatan untuk merubah diri untuk menjadi yang lebih baik dri sebelumnya. 

terimakasih Abangku
engkau adalah saudaraku satu-satunya yang terkadang terlihat aneh.
tapi sebenarnya kau punya rasa peduli sama aku.

terimakasih Bapak.
engakau ayah terbaik di muka bumi ini.
engkau sering berkeluh kesah kepada Allah.
di balik layar pintu sebuah kamar yang sering engkau buat sembahyang.
mengadu akan keinginan yang mulia demi kebahagiaan anak perempuannya.

terimakasih Ibu.
engkau ibu yang terbaik dan mulia di bumi ini.
tak bosan-bosannya kau berbicara kepadaku.
agar aku bisa kembali ceria.

terimakasih  orang dalam angan
maaf tdak bsa mencantumkan namamu.
entah sihir apa yang ada pada dirimu.
sehingga aku bisa pelan2 untuk menjauh dri ketraumaan itu..

C.I.N.T.A. IV.


cinta bagaikan rumus dalam kehidupan
tanpa cinta
banyak orang yang kebingungan mencari dimana cinta berada

cinta
tidak hanya rasa suka antar lawan jenis yang berbeda
tapi cinta
bisa kita rasakan dalam kehidupan pertemanan yang ada

cinta tak harus memiliki
karena cinta pasti akan hilang dan muncul dengan sendirinya
cinta tak harus nikmat
karena cinta pasti ada bumbu masalah dalam dirinya.
sehingga menimbulkan aroma nikmat dalam kehidupannya

tak selama cinta itu indah
tapi mungkin pula cinta itu indah untuk selamanya
tergantung pada insan yang menjalaninya

MAKALAH


A.    Pengertian Makalah
Makalah berasal dari kata Bahasa Arab maqaala(kertas kerja)[1]. Sedangkan menurut istilah, sebuah tulisan yang berisi beberapa pernyataan baik secara tertulis maupun tercetak.
Makalah sendiri itu biasanya identik dengan karya tulis ilmiah. Hal itu di karenakan makalah termasuk salah satu karya yang di dalamnya terkandung unsur ilmiah. Dan ilmiah itu sendiri artinya sesuatu yang di dasarkan atas ilmu pengetahuan. Suatu karya bisa dibilang ilmiah jika, karya itu memiliki metodologi yang tepat, memiliki sumber data yang valid, dan harus memiliki sistematis masalah.
Makalah yang benar biasanya harus bersifat formal, harus ada akuntabilitas akademiknya, dan harus logis dan empiris.
“Formal”  yang dimaksud itu adalah bahasa yang di gunakan itu bahasa yang baku, bukan bahasa yang biasa di gunakan dalam sehari-hari. Sedangkan,  “Akuntabilitas Akademik” adalah sesuatu hal yang bersifat akademi yang nantinya harus ada pertanggung jawaban yang akan di gunakan sebagai bukti kalau karya itu benar milik sendiri, dan karya yang di buat itu tidak main-main atau sekedar fiksi belaka. Dan untuk “Logis dan Empiris” artinya yaitu suatu teori yang berpendapat bahwa segala pengalaman manusia di dapat dari pengetahuan dan pengamatan yang sesuai dengan akal.

B.     Tujuan Penulisan Makalah
Penulisan makalah ini memiliki tujuan untuk menambah pengetahuan empiris yang dimiliki oleh setiap individu yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk menjawab semua permasalahan yang nantinya akan muncul di dalam bab pembahasan.
Tujuan penelitian dijabarkan guna memperoleh pengetahuan empiris yang dapat dimanfaatkan untuk menjawab permasalahan yang dikemukakan dalam latar belakang.[2]
Penulisan makalah juga berguna untuk memberi bekal pengalaman untuk membuat suatu karya ilmiah sehingga nantinya mahasiswa dianggap bisa untuk berpikir dan bekerja secara ilmiah, bisa melakukan penelitian secara ilmiah, dapat merencanakan sesuatu hal untuk penelitian( ilmiah ) kedepannya, dan mampu menuliskan hasilnya setelah penelitian itu berakhir.

C.     Ruang Lingkup Makalah
Di dalam ruang lingkup terdiri dari pendahuluan, pembahasan dan penutup. “Pendahuluan”, menjelaskan tentang beberapa pernyataan dari beberapa penelitian yang relevan dan mutakhir. “Pembahasan”  di sini menjelaskan tentang proses, dan cara membahas suatu masalah. Bagian ini menjelaskan hasil proses analisis data yang dapat berupa penjelasan teoritik baik secara kualitatif, kuantitatif, atau secara statistik[3]. “Penutup” berisi tentang akhiran dari makalah yang di buat. Di dalam penutup terdapat kesimpulan dari inti permasalahan. Kesimpulan hendaknya menjawab dan selaras dengan tujuan serta hipotesis penelitian. Kesimpulan bukan merupakan ringkasan hasil, dan bukan pencantuman alasan (reasoning) ataupun pembahasan dan penjelasannya (discussion, explanation)[4].

D.    Langkah Penyusunan Makalah
Penyusunan Makalah agar lebih baik tataannya maka harus membuat rancangan isi terlebih dahulu. Tahapan yang paling mendasar adalah menentukan tema, mengidentifikasi pembahasan, merancang kesimpulan dan saran.
Setelah tahapan tersusun, barulah penulisan makalah bisa terealisasi. Penulisan makalah harus memerlukan ketrampilan dalam hal tulis menulis. Ada beberapa petunjuk yang harus di perhatikan dalam menulis makalah berdasarkan rancangan yang telah dibuat[5].


[1] Komaruddin, & Yooke Tjuparmah S Komaruddin, Kamus Istilah Karya Tulis Ilmiah, Jakarta: Bumi Aksara, 2006, hlm. 143.
[2] Aziz Nur Bambang, Panduan Penulisan Karya Ilmiah, Semarang: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip, 2010, hlm 12.
[3] Bisri Mustafa, dkk,  Teknik Menulis Karya Ilmiah Menghadapi Sertifikasi, Semarang: Ghyyas Putra, 2009, hlm 88.
[4] Aziz Nur Bambang, Panduan Penulisan Karya Ilmiah, Semarang: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip, 2010, hlm 20.
[5] Nana Sudjana, dkk, Menyusun Karya Tulis Ilmiah untuk Memperoleh Angka Kredit, Bandung: Sinar Baru Algesindo, 2008, hlm 49.

Rabu, 12 Oktober 2011

"CURHATAN si AKU(SAMPAH)"

mungkin aku ini hanya sebuah barang usang
yang bermanfaat jika di perlukan
mungkin aku ini sedikit berguna
berguna di saat orang membutuhkan ku..

tak lebih sekali dua kali aku dianggap
setelah itu banyak yang pergi meninggalkanku sendiri
terkadang ada yang tersadar akan kehadiranku
terkadang ada yang acuh akan keberadaanku

aku terharu diam tak berdaya
aku tersungkur menumpuk terpojok di pelataran beranda
aku sesekali menangis
aku sesekali tersipu malu
malu akan keberadaanku yang merisaukan banyak orang
malu akan bentukku yang meresahkan banyak orang

andai aku bisa menjadi sesuatu barang berharga
andai aku bisa menimbulkan sesuatu hal yang punya banyak makna
pasti aku tak akan tersungkur akan keberadaan ini..
mungkin aku akan menjalani hidupku di tempat yang indah dan asri

andai saja mereka sadar akan keadaan sekitar
pasti aku tidak akan menjadi barang yang usang seperti ini.

Selasa, 11 Oktober 2011

"AIR SETETES YANG DITUNGGU"

disaat semuanya mengering
disaat semuanya tenganga
menunggu setetes air jatuh dari belanga

terbujur kaku akan suasana
suasana yang bisa mempercepat usia
memberi kesan tak sedap untuk menjalaninya

hari demi hari ratusan ribu orang menanti
bulan demi bulan ratusan juta orang menanti
menanti akan sesuatu hal yang bisa menghidupkan
menghidupkan sesuatu yang dulunya hampir mati

hujaaaaaaannn..
turunlah, basahi bumi yang retak ini
bumi yang haus akan kekurangan mineral dirimu

Tuhan,
ijinkanlah hujanMu turun untuk membasahi bumi yang usang ini

tanpa air bumi ini terbujur kaku
tanpa air bumi ini diam membisu

banyak yang memohon
satu tetes saja dalam tiap detiknya,
satu tetes saja dalam tiap doanya
maka berilah kebasahan bumi ini.


Jumat, 07 Oktober 2011

"MENGEJAR SESUATU HAL YANG MUNGKIN TAK BISA DI KEJAR"


mungkin sangat susah untuk bisa memahami
memahami arti dari sebuah makna
makna yang sukar untuk di kejar
mengejar sesuatu hal yang mungkin tak bisa di kejar.

sedikit takut
sedikit khawatir
sedikit bingung

takut akan tidak bisa mendapatkan hal itu
khawatir akan tertinggal jika tidak sampai mengejarnya
bingung akan sikap aneh
aneh, karena mengejar sesuatu hal yang mungkin tak bisa di kejar

apa ini bisa di sebut sebagai salah satu ambisi
ambisi untuk mendapatkan sesuatu hal yang mustahil bisa ku miliki

apa ini bisa di sebut sebagai salah satu mimpi
mimpi untuk meraih keinginan semuku dalam hidup ini


hanya aku dan Tuhan yang tau
bagaimana rasanya mengejar sesuatu hal yang mungkin tak bisa di kejar
aku tau karena aku yang menjalaninya
Tuhan ta,u karena Tuhan selalu meliat smua gerak gerikku 

MATEMATIKA KEHIDUPAN


ketika saya mengetahui
mengetahui sesuatu hal yang kurang wajar datang menghampiri
sungguh aku sangat menyesali
kenapa harus aku.
aku yang harus maju di barisan depan

suasana suntuk,emosi, bercampur aduk
setelah di tambah di kurangkan di bagi di kali menghasilkan keburukan.
keburukan yang dinilai positif
padahal keburukan itu lebih banyak nilai negatifnya

pikiran sudah terlalu limit untuk berpikir kembali
memperbarui dengan mengintegralkan suatu keburukan itu maju satu level ke tingkat kebaikan

susah memang..
terlalu banyak rumus untuk menjalaninya.
antrian matriks selalu berjejer ke belakang
sehingga tambah banyak lagi volume tanggung jawab yang harus di lakukan..

hidup ini sama dengan matematika
yang rumit akan perhitungan
untuk maju ke depan. 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Entri Populer