Jumat, 11 Maret 2011

kegagalan bukan berarti akhir dari kehidupan


kepada siapa sekarang ku meluapkan semua isi pikiranku???
kepada siapa ku harus meneteskan air mata yang tak dapat ku bendung???
hanya bisa menangis sendiri di dalam keterpurukan.
hanya bisa bersedih sendiri di dalam jiwa yang sunyi

sedih teramat mendalam.
ketika kegagalan datang yang kedua kalinya

huuuph...
seperti tertimpa kain kafan yang datang mendadak
kematian seperti berdiri di depan dan tak mau beranjak
seakan hidup tak ada arti jika kejadian itu datang kembali...

cahaya mentari menyinari wajah nan berseri
ku mulai membuka jendela baru untuk menghadapi keterpurukan hidup ini
kicauan burung nan riang terdengar di sudut jalan
menandakan hidup yang ku lalui masi panjang..

q coba melebarkan senyum khas ku
untuk menghilangkan kesedihan yang ku alami akhir ini
doa ibu selalu menemani
masukan kawan menjadi pelindung dalam hati..

untuk perubahan yang ku alami saat ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Entri Populer