hatini terasa gundah...
bingung tanpa arah...
linglung menatap arah yang tak menentu...
pasrah akan keadaan yang sekarang
tabah akan kondisi saat ini...
bingung tak menentu..
apa yang ku lakukan saat ini..
ketika semua yang ku inginkan hilang sekejap
ketika semua yang ku inginkan berlawanan arah
aku hanya diam..
aku hanya pasrah
menatap kehampaan hidup di alam bawah sadar...
aku mencoba mencari jalan keluar..
bertanya kepada ibu
bertanya kepada bapak...
tapi apa yang ku dapat ketika mendengar penolakan dri mereka...
sakiiit hati ini..
pilu hati ini...
cobalah bertahan dlu nak..
ibuku bilang
nikmati dlu rejeki yang Allah berikan padamu,,
bapakku bilang..
sesekali aku menggelengkan kepala..
sesekali aku meneteskan air mata..
mereka tahu apa yang ku inginkan..
mereka tahu apa yang ku impikan..
tapi beliau hanya memandang penuh keraguan..
seperti tak percaya kalau aku akan bisa meraih impianku itu...
aku hanya bisa meyakinkannya dengan permohonan doa..
aku hanya bisa meyakinkannya dengan menuruti apa maunya mereka..
tinggal menunggu bulan..
aku harus bisa ikhlas dan sabar menunggu..
harus kuat menghadapi cobaan yang melintang di kehidupanku mendatang,,,
inilah sepenggal curahan hati seorang anak, yang ingin menggapai mimpinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar