Sabtu, 09 April 2011

BANGKIT DI SAAT TERPURUK

air mata jatuh bercucuran
isak tangis menyapa kedua mataku
mengeluh dengan apa yang terjadi padaku.

hati serasa di tikam tiga belas pisau tajam
sehingga membuat sayatan luka yang mendalam dalam kehidupan
tak rela aku mendapatkan luka seperti ini
ku tutup pintu hati ini
tak akan ku buka sampai ajal datang untuk lepas dari ragaku

kicauan burung tak pernah terdengar
menandakan hari-hari yang kujalani seperti berjalan di tempat
tak ada tanda kemajuan yang ku alami

bisikan motivasi datang satu persatu
ucapan doa tersirat beberapa
aku mulai tersadar
beranjak dari kehidupan yang suram
ku tata jilbab ini untuk menutupi semua kesedihan ini
ku tata raut senyumku untuk menikmati masa depan yang panjang
meski terkadang sedikit akan teringat hal itu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Entri Populer